Tuhan heran

bingung dengan judul diatas?

yang ga bingung coba acungkan kakinya keatas…. *halah*

biar ga bingung langsung aja deh.

cuaca belakangan ini memang sedikit…oke ralat..cukup….hah….wat??? ralat lagi….

oke-oke…kuulangi…

cuaca belakangan ini memang sangat berbeda, bumi semakin terasa terik dan semakin panas.

entah itu siang maupun malam hari.

(mayoritas) kita mengeluh.

keluhan cuaca bukan hal yang aneh ataupun luar biasa kita dengar.

tapi anehnya kita pun mengeluh ketika hujan.

lihat saja, di (banyak) status fesbuk temen-temenku langsung posting “wahhh…ujan…..bla3x”

panas ngeluh, hujan ngeluh.

dikasih bencana pasti gak mau.

pernah kah kita berpikir, apakah Tuhan diatas sana tidak menggeleng-gelengkan kepalaNya ketika kita umatnya mengeluh. 

aku jadi ingat suatu kali didalam bis aku melihat seorang ibu yang sibuk dan panik menenangkan anaknya yang kira-kira berusia 6 tahun yang sedang meraung-raung dalam tangisan. si ibu berulang kali menawarkan bermacam-macam barang untuk menenangkan anaknya. ketika lewat penjual mainan, ia menawarkan mainan dan si anak tetap menangis. ketika lewat pedagang es, si anak tetap bergeming. begitu juga ketika penjaja permen masuk dan menawarkan dagangannya. si anak tambah keras menangis. si ibu pun bingung, nih anak maunya apa.

kira-kira kita mungkin seperti anak kecil tadi. yang ketika cuaca panas (bahkan rasa-rasanya tidak sepanas di gurun afrika sana) kita komplain. ketika diberi hujan kecewa. kalau mau jujur dan berpikir jernih masih untung kita tidak merasakan bencana yang dialami saudara-saudara kita di tempat lain bukan?

hmmm…. pasti Tuhan heran disana

dan semoga Tuhan mengampuni “kemanusiawian” kita.

“ampuni kami Tuhan ketika kami mengeluh, dan ajar kami berlaku bijaksana dan mensyukuri apa yang Engkau izinkan terjadi dan mengambil hikmahnya”

Amien

 

Explore posts in the same categories: tiny candle

Kaitkata: ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

8 Komentar pada “Tuhan heran”

  1. jasadh Berkata

    dunia udah tuwa gan…..

  2. J-Box's Berkata

    “heran” …. !!!! aku kok setuju ya dengan isi tulisannya :-D :-D

  3. Codet Berkata

    Mengeluh bikin perasaan makin enggak nyaman, mending bersyukur dan menikmati saja apa adanya.

  4. andipeace Berkata

    tapi say respect sama postingan anda.

    salam kenal

  5. inongaceh Berkata

    bukan seperti anak kecil itu, tapi lebih tepatnya bagaikan cacing yang mengeliat karena kepanasan

  6. venny Berkata

    hai salam kenal juga. Nice blog :)

  7. nanzzzcy Berkata

    hmm… bener banget. manusia memang punya kecenderungan utntuk tidak pernah merasa puas.

    ah, moga dengan ini kita bisa belajar lebih bersyukur lagi
    nice posting.. :)

  8. 3rg3 Berkata

    sangat menginspirasi.. thanks… emang manusia kalau dipikir2 lebih banyak mengeluh daripada bersyukurnya…. Mohon ijin untuk “mancatat” blog tiny di blog saya..:)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.